Obat Penghilang Bau Badan di Apotik : Efek Samping dan Larangan


Setiap aktifitas dalam kehidupan tidak lepas dari bergerak dan tentunya pasti berkeringat. Tanpa disadari keringat yang keluar dari tubuh ini menimbulkan bau yang tidak sedap. Bau itu keluar dari kelenjar keringat lewat pori pori kulit. Bagian paling mengeluarkan bau diantaranya pada daerah lipatan ketiak ataupun disekitar bagian organ intim. Terkadang bau tersebut juga muncul dari bagian yang lembab seperti kaki yang terus menggunakan sepatu dan kaus kaki. Bagian yang berkeringat itu akan memancing perkembangan bakteri untuk hidup dan tumbuh pada daerah tersebut. Akibatnya ,bisa menyebabkan keringat menjadi lebih berbau. Aktifitas bakteri yang bertemu dengan keringat akan menghasilkan bau badan yang tidak enak. Beberapa orang juga bisa menderita masalah bau keringat karena pengaruh penyakit seperti diabetes. Baiknya ,anda segera berpikir untuk tindakan mencegan penyakit kulit maupun bau keringat yang tidak sedap, karena parfum saja tidak cukup. makan dibawah ini beberapa obat penghilang bau badan yang manjur dan patut dicoba.

Berikut ini beberapa jenis obat yang bisa ditemukan di apotek terdekat.

1.Clindamycin

Clindamycin merupakan salah satu jenis obat untuk mengatasi bau keringat akibat infeksi bakteri tertentu. Obat ini biasanya dijual diapotik.namun, untuk mendapatkannya harus berdasarkan resep dokter. Obat ini memiliki beberapa jenis seperti kapsul, larutan , obat oles, gel, pelembab dan krim. Obat ini akan bekerja untuk menghambat bakteri .

Efek samping obat
-Menyebabkan efek gangguan pencernan seperti mual, diare, sakit perut, muntah dan tidak nyaman.
-Penggunaan dalam dosis yang besar bisa menyebabkan bau logam dari mulut.
-Penggunaan berlebihan pada bagian kulit bisa menyebabkan ruam dan kemerahan pada bagian kulit tertentu.
-Efek samping yang serius bisa menyebabkan diare yang parah, diare berdarah, dehidrasi, tidak nafsu makan dan juga penurunan berat badan.
-Efek samping pada kulit yang parah bisa menyebabkan ruam yang parah, bagian kulit yang mengelupas dan pembengkakan pada lidah dan wajah.

Larangan

-Obat minum sebaiknya tidak diberikan kepada orang yang menderita penyakit gastrointestinal dan semua penderita gangguan sistem pencernaan.
-Orang yang menderita alergi sebaiknya tidak diberikan obat ini karena bisa menerima reaksi alergi yang berlebihan.
-Obat tidak boleh digunakan untuk ibu hamil karena dapat menyebabkan resiko untuk janinnya.
-Obat tidak boleh diberikan untuk ibu menyusui karena reaksi bisa masuk ke dalam ASI dan bayi bisa menerima efek samping.

2. Erythromycin

Obat erythromycin termasuk jenis obat  yang masuk dalam golongan antibiotik. Obat ini bisa bekerja untuk melawan bakteri dalam tubuh dan tidak boleh digunakan untuk orang yang menderita flu atau pilek. Jenisnya pun bervariasi dalam bentuk kapsul, obat oles, gel, dan juga cairan untuk injeksi.. obat juga bisa membantu menghentikan pertumbuhan bakteri karena mengurangi protein tubuh yang digunakan sebagai makanan bakteri didalam tubuh.

Larangan obat:


-Tidak boleh diberikan untuk orang yang menggunakan jenis obat tertentu seperti pimozide, cisapride dan dihydroergotamine.
-Orang yang menderita penyakit gangguan hati, gangguan detak jantung, penyakit rendah kalium dan magnesium .
-Obat tidak boleh diberikan untuk ibu hamil atau yang sedang menjalani program hamil dan ibu menyusui.

Efek samping obat:


-Bisa menyebabkan alergi yang buruk seperti gatal-gatal, bengkak pada wajah, bibir dan juga lidah.
-Sulit untuk bernafas.
-Nyeri pada dada hingga gangguan detak jantung.
-Diare yang ringan hingga berat.

3. Sabun antiseptik

Sabun antiseptik adalah jenis sabun khusus yang biasa digunakan untuk menghilangkan bau badan. Sabun juga bisa digunakan untuk menghentikan pertumbuhan jamur. Sabun biasanya berbentuk padat atau cair sesuai dengan kondisi keluhan bau keringat yang terjadi . Obat antiseptik pada sabun juga bisa bekerja untuk mengatasi jamur pada kulit dan menghentikan pertumbuhan bakteri. Sabun biasanya mengandung bahan penting seperti triclosan, antiseptik, antibakteri, alkohol, dan tetrasodium. Semua bahan ini bisa bekerja untuk melawan bakteri, virus dan juga jamur.

Cara kerja sabun antiseptik:

Sabun memang memiliki bahan antiseptik yang bisa menghambat dan membunuh penyebab bau badan seperti bakteri atau jamur. Kemudian sabun akan membersihkan minyak pada kulit yang larut dalam air sehingga semua kotoran pada kulit akan hilang. Sabun ini sangat aman untuk digunakan baik remaja maupun orang tua.

4. Chlorhexidine 0.05 persen

Chlorhexidine merupakan salah satu jenis obat antiseptik yang bisa digunakan sebagai obat untuk diminum dan juga obat untuk oles pada kulit secara langsung. Obat ini juga sering digunakan oleh dokter gigi terutama untuk mengobati gingivitis. Penggunaan obat untuk kulit secara langsung bisa bermanfaat untuk membunuh bakteri atau kuman yang menyebabkan bau badan. Namun, obat ini juga sering digunakan sebagai desinfektan oleh dokter ketika akan melakukan perawatan.

Larangan obat:
-Obat tidak boleh digunakan untuk wanita hamil dan ibu menyusui, kecuali dengan persetujuan dan saran penggunaan dari dokter.
-Obat tidak boleh tertelan untuk jenis obat cair.
-obat tidak boleh diberikan pada anak-anak yang berumur dibawah dua bulan.

Efek samping obat
- Menyebabkan bagian kulit menjadi lebih kering.
-Menyebabkan iritasi pada kulit jika digunakan secara berlebihan.
-Obat juga bisa membuat kulit terasa panas dan mengelupas lalu bengkak jika penggunaan tidak diatur sesuai dengan dosis.

 Demikian informasi Obat penghilang Bau Badan, Gunakan dengan tepat tanpa berlebihan maka akan menjadi manfaat bagi penggunanya.
Salam
Please Share




Previous
Next Post »