Cara Menghindari Autoblog


Apa sih autoblog itu? autoblog merupakan blog yang pengisian kontennya terjadi secara otomatis melalui pemasangan software atau script autoblog. Jadi si pemilik blog autoblog tidak perlu susah payah menulis artikel dan mempostingnya satu persatu, karena software autobloglah yang mengerjakan itu semua.

Perbedaan Autoblog dengan AGC (Auto Generated Conten)


Istilah autblog sering dipertukarkan dengan istilah AGC (Auto Generated Content), tidak sepenuhnya benar tetapi juga tidak sepenuhnya salah. Persamaannya adalah sama-sama berbuat curang untuk mendaur-ulang trafik dengan mencuri konten blog milik orang lain. Tetapi perbedaannya adalah dari segi fisik konten yang dicuri. Kalau autoblog, secara fisik konten yang dicuri benar-benar ada dalam blog autoblog mereka, dan sudah pasti akan menjadi duplikat konten di mata mesin pencari. Sedangkan di AGC, konten yang di curi tidak ada (konten khayalan belaka), tetapi di mesin pencari muncul judul-judul artikel yang sebelumnya tidak pernah kita buat. Dan pada saat pengguna searh enggine meng-klik salah satunya maka mereka akan di arahkan ke blog AGC, tanpa menemui satupun artikel yang dituju. Jadi dengan kata lain blog AGC memanipulasi hasil akhir dari pencarian search engine. Memang blog AGC tidak secara langsung merugikan kita, karena secara fisik konten yang dicuri tidak ada, tetapi blog AGC akan banyak memenangkan kompetisi di mesin pencari dengan trik curangnya, serta akan menggangu pengguna mesin pencari dengan link-link kamuflasenya.

Untuk mengatasi blog AGC ini tidak sama dengan cara mengatasi blog autoblog, karena perbedaan dalam cara pembuatannya. Yang bisa kita lakukan untuk mencegah atau mengatasi pekembang-biakan blog AGC ini hanya dengan melaporkannya ke Google DMCA, demi kompetisi yang fair di mesin pencari dan demi kenyamanan pengguna search engine, yang notabene merupakan mata rantai terakhir dari ekosistem dunia penerbitan web.

Cara Kerja Autoblog

Autoblog bekerja dengan cara mengambil layanan feed web (umpan web) dari konten blog milik orang lain. Si pemilik autoblog akan berlangganan feed yang disediakan oleh blog calon korban melalui email, dan dari email diteruskan secara otomatis (auto forward) ke blog autoblog tersebut. Hal ini bisa terjadi dengan menyisipkan script autoblog di blog mereka, di sisi lain hal ini dimungkinkan terjadi karena Blogger sendiri menyediakan pengaturan untuk terjadinya auto forwarder dari akun email yang digunakan untuk berlangganan feed ke Blogger. Jadi skema terjadinya autoblog - melalui pengaturan di blogger - adalah sebagai berikut:

Feed blog calon korban >> Si pemilik autoblog mengajukan berlangganan artikel >> Si pemilik autoblog mendapatkan update terbaru artikel yang diterima melalui email >> Email tersebut di forward secara otomatis ke blog autoblog

Sangat mudah sekali bukan cara kerjanya?. Dan karena kemudahannya itulah banyak disalahgunakan oleh blogger-blogger iseng untuk membuat puluhan bahkan ratusan autoblog untuk di-monetize melalui program PPC Adsense atau program afiliasi lain seperti amazon dan klikbank.

Dengan algoritma Google saat ini sebenarnya aktifitas autoblog sudah tidak bisa berkutik lagi, tetapi para pelaku autoblog saat ini melakukan berbagai trik, salah satunya spinner atau modifikasi kata sinonim dengan software khusus spinner, sebelum menerbitkan artikel hasil curiannya.

Cara Mencegah dan Mengatasi Blog yang Terkena Autoblog


Berikut ini adalah beberapa cara untuk mencegah dan mengatasi blog yang terkena autoblog:

1. Membuat Feeds yang Terpisah dari Blog

Cara pertama adalah membuat feed yang terpisah dari blog kita, untuk itu Anda harus menutup terlebih dahulu feed default blog Anda dan kemudian mengalihkannya ke FeedBurner. FeedBurner sendiri adalah layanan manajemen umpan web (web feed) yang dimiliki oleh Google, dan kinerjanya lebih baik dari feed default blog karena memiliki lebih banyak fungsi.

Untuk pembuatan FeedBurner bisa Anda lihat pada postingan sebelumnya tentang Cara Membuat Feed Burner di Blog

Dan di bawah ini adalah contoh halaman FeedBurner yang belum dimodifikasi tampilan panjang karakternya, yang membuatnya rentan terkena autoblog:

gambar 1: artikel utuh

2. Setelah FeedBurner sudah selesai Anda buat, langkah selanjutnya adalah mengatur jumlah karakter yang akan muncul di FeedBurner, maksudnya adalah jangan menampilkan semua artikel secara utuh di dalam feed ini karena hal ini akan memudahkan pencuri konten dalam menyadap isi feed secara keseluruhan. Untuk itu Anda perlu mempersingkat jumlah karakter artikel yang akan muncul di feed. Tuliskan deskripsi feed dan jangan lupa masukkan pula alamat URL blog Anda, agar tindakan autoblog justru menguntungkan Anda karena secara tidak langsung ikut mempromosikan blog Anda. Caranya sebagai berikut:

Silahkan sign in terlebih dahulu di feedburner.com. Pilih pada tab Optimize >> Summary Burner >>

* Maximum Length: isi dengan panjang karakter yang diinginkan, misal 50 karakter.
* Teaser: isi dengan deskripsi feed dan jangan lupa sisipkan link URL blog kita, contoh:

" Untuk selengkapnya klik judul di atas, atau silahkan kunjungi jakartametrokurir"

Kemudian klik tombol Activate

Dengan langkah ini maka yang akan terkirim ke email pelanggan adalah berupa judul dan sedikit kutipan saja sepanjang 50 karakter, plus deskripsi feed beserta link URL blog Anda.

Dan hasil akhirnya tentu konten curian yang akan di forward ke autoblog dari email subsriber tidak berisi artikel utuh, karena sudah dibatasi jumlah karakternya. Di bawah ini adalah contoh gambarnya yang terdapat pada halaman FeedBurner:

gambar 2: artikel hanya berupa judul + deskripsi

3. Selain pengaturan dengan cara no 2 di atas, masih ada satu lagi cara untuk mengatur tampilan feed yang akan dikirimkan ke email pelanggan yaitu dengan cara:

Buka Dashboard blog Anda >> Settings >> Other >> Allow Blog Feed >> pilih Short.


Dengan cara ini maka feed akan tampil di email pelanggan hanya berupa judul saja. Kekurangan cara ini adalah kita tidak bisa memberikan deskripsi tambahan seperti pada cara no 2 di atas. Di bawah ini adalah contoh gambarnya di halaman FeedBurner:

gambar 3: artikel hanya berupa judul

Cukup mudah bukan untuk dipahami melalui gambar-gambar- di atas? Karena ada 3 gambar penting di atas, agar bisa buat perbandingan hasilnya, yaitu:

1. Screenshoot halaman feedburner dengan artikel utuh
2. Screenshoot halaman feedburner yang dimodifikasi melalui masuk terlebih dahulu ke akun feedburner
3. Screenshoot halaman feedburner yang sudah dimodifikasi melalui pengaturan di dashboard blog kita.

Untuk modifikasi panjang karakter yang harus tampil di feedburner atau email pelanggan, Anda cukup pilih salah satu di antara cara no 2 atau no 3 di atas.
Demikian informasi mengenai bagaimana cara agar website kita tidak di curangi
salam
Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
MASTER SEO
AUTHOR
June 2, 2017 at 7:56:00 AM PDT delete

http://fotocewekjepang.blogspot.co.id/

Reply
avatar